Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Rahasia Mengecap Kebaikan Tuhan

Gambar
  Minggu, 08 Agustus 2021 “ Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! ” ( Mazmur 34:9). Pernyataan ayat firman Tuhan di atas lahir dari sebuah pengalaman pergumulan Daud ketika dia berada di negeri orang Flistin dan sedang berhadapan dengan Abimelekh raja negeri tersebut. Orang Flistin sendiri merupakan musuh bebuyutan   bagi orang Israel. Salah satu panglima besar mereka yang sangat terkenal kuat ialah Goliat yang tewas secara tragis di tangan Daud. Sekarang Daud berada persis di hadapan seorang raja negeri yang pernah dia taklukkan untuk menghindari kejaran raja Saul. Sungguh, Daud sedang berada pada sebuah situasi dilematis. Di sisi yang satu ia ingin menyelamatkan diri dari ancaman kejaran Saul, tapi di sisi lain ia sedang terperangkap karena memasuki zona musuh. Dalam situasi seperti itulah Daud mengalami dan mengecap pertolongan kebaikan Tuhan yang membuatnya terluput dari hal-hal jahat yang coba mencelakakan diri...

MENGHADIRKAN KEBAIKAN TUHAN (Part – 2)

Gambar
Minggu, 25 Juli 2021 Dari dua minggu lalu kita membahas tema firman Tuhan tentang bagaimana menghadirkan kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari melalui indera mulut dan kata-kata. Kita telah melihat contoh bagaimana sebagian besar bangsa Israel tidak bisa memasuki tanah perjanjian hanya karena persungutan yang keluar dari mulut mereka. Berikut ini kita akan kembali melihat bagaimana kita harus berkata-kata dari perspektif Perjanjian Baru: 1. PERINTAH TUHAN DALAM HAL BERKATA-KATA Apa yang Alkitab nyatakan bagi orang Kristen tentang berkata-kata ? a)     Dilarang untuk bersungut-sungut atau menggerutu . "Jawab Yesus kepada mereka: "Jangan kamu bersungut-sungut." (Yohanes 6:43 ) "Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut." (1 Kor intusyuio 10:10) "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan," (Fil ipi...

MENGHADIRKAN KEBAIKAN TUHAN (Part – 1)

Gambar
  Minggu, 11 Juli 2021 Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang baik, rahmat- Nya berlimpah dalam memelihara dan memberkati kita s ampai sekara ng ini . Di bulan lalu sampai Minggu lalu kita belajar tentang hidup mengasihi dan mengutamakan Tuhan. Minggu ini dan beberapa minggu ke depan kita akan belajar sebuah tema, “Menghadirkan Kebaikan Tuhan” dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini sangat berkaitan langsung dengan tema besar kita di tahun ini, yaitu “Tahun Rahmat dan Kebaikan Tuhan”. Dalam hal ini, indera mulut dan perkataan kita memegang peranan penting untuk menghadirkan hal-hal baik maupun buruk dalam hidup kita. Rasul Paulus menuliskan peringatan bagi kita dari sejarah perjalanan bangsa Israel dalam kitab 1 Korintus 10:10 . Peringatan itu berhubungan dengan sikap hati dan bagaimana seharusnya cara berbicara kepada Tuhan dan apa dampaknya pada saat mereka tidak berhati-hati dalam hal berkata-kata. Berikut kita akan belajar tentang kuasa perkataan yang sanggup mendatan...

HIDUP MENGASIHI DAN MENGUTAMAKAN TUHAN (Part – 3)

Gambar
  Minggu, 04 Juli 2021 HUBUNGAN PENGORBANAN KRISTUS DENGAN PERSEMBAHAN ORANG KRISTEN. PENGORBANAN KRISTUS ADALAH KURBAN PERSEMBAHAN TERTINGGI DAN SEMPURNA. Dalam kitab Ibrani secara spesifik dijelaskan tentang semua bentuk ibadah yang dilakukan bangsa Israel yang sesuai aturan hukum Taurat adalah hanya bayangan atau gambaran yang samar-samar dari keselamatan yang akan datang (bnd. Ibrani 10:1-4 ). "Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Ibr 10:1a “Hukum agama Yahudi hanya memberikan gambaran yang samar-samar tentang hal-hal yang baik yang akan datang, dan bukan gambaran yang sebenarnya dari hal-hal itu.” (Ibrani 10:1a BIS). Artinya, semua seremonial ibadah yang ada di Kemah Suci dan Bait Allah adalah sebuah bayangan atau gambaran saja sebagai seperti contoh yang Tuhan tunjukkan kepada Musa di gunung Sinai. Itulah sebabnya mereka harus mempersembahkan ku...