Minggu, 03 September 2023
BUKTI KASIH YANG BERTUMBUH KEPADA TUHAN
“Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya.
Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,” (1 Yohanes 5:1-3)
BUKTI BAHWA KITA BERTUMBUH DALAM KASIH KEPADA TUHAN?
1. Melakukan Segala Perintah-Nya
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, (1 Yohanes 5:3)
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. (Yohanes 14:15)
"If you love me, you will obey what I command. (Joh 14:15 NIV)
Semakin kita mengasihi Tuhan, semakin berani kita melakukan perintah perintah-Nya. Firman Tuhan berkata “Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan.” (bnd 1 Yohanes 4:18-19).
2. Mengutamakan Kehendak Tuhan Lebih Dari Segalanya.
Tuhan Yesus memberikan teladan kepada kita dalam hal menyerahkan kehendak kepada Bapa di Sorga.
Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (Lukas 22:41-42)
"Bapa," kata-Nya, "kalau boleh, jauhkanlah daripada-Ku penderitaan yang harus Kualami ini. Tetapi jangan menurut kemauan-Ku, melainkan menurut kemauan Bapa saja." (Lukas 22:42 BIS)
Coba kita bandingkan firman Tuhan di atas dengan apa yang diungkapkan Tuhan Yesus ketika Dia mengajar murid-murid-Nya untuk berdoa:
“datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. (Mat 6:10 ITB)
Thy kingdom come. Thy will be done in earth, as it is in heaven. (Mat 6:10 KJV)
Sangat jelas terlihat bahwa Tuhan Yesus sangat mengutamakan kehendak Bapa-Nya. Tidak ada unsur memaksakan kehendak-Nya kepada Bapa. Sekalipun Dia sangat mengetahui bahwa kehendak Bapa itu sangat beresiko, nyawa sebagai taruhannya. Tuhan Yesus mengutamakan kehendak Bapa karena Dia mengasihi Bapa-Nya yang di Sorga. bagaimana dengan kita?....
3. Selalu Memberi Yang Terbaik Kepada Tuhan
Memberi sebagai bukti mengasihi adalah teladan reel yang ditunjukkan Bapa di Sorga kepada kita. Oleh sebab itu, memberi kepada Tuhan dan sesama adalah cara yang dipakai Tuhan juga untuk menguji dan membuktikan apakah hati seseorang sungguh-sungguh mengasihi DIA. Kalau hati seseorang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, dia pasti menang di area ini. Kenapa? Karena kasih akan mengalahkan segalanya.
3 hal positif yang akan dialami seseorang dalam hal memberi dan menerima yang terbaik:
· Yang memberi akan terbebas dari ikatan perbudakan cinta mamon.
· Yang memberi akan menerima dan mengalami sukacita Bahagia.
· Yang menerima merasa senang dan diberkati.
Apapun yang Anda berikan kepada Tuhan, berikanlah yang terbaik dengan segenap hati sebagai bukti bahwa Anda sangat mengasihi Tuhan Yesus. Belajarlah berkorban demi kasih Anda kepada Tuhan dan pekerjaan-Nya.
4. Semakin Mengasihi Sesama (2 Tesalonika 1:3; 1 Yohanes 4:7-8)
Bukti seseorang bertumbuh di dalam kasih, dia akan semakin mengasihi sesamanya.
“Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.” (1 Yohanes 4:7-8)
Contoh hati yang semakin mengasihi sesama adalah:
Ø Saling Memberi Perhatian
Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. (Ibrani 10:24)
Ø Saling Menasehati/menegur
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. (2 Timotius 4:2)
Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. (1 Tesalonika 5:11)
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. (Ibrani 10:25)
"Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. (Matius 18:15)
Ø Saling menghargai satu sama lain (Filipi 2:2-4)
karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, (Filipi 2:2)
dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; (Filipi 2:3)
dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. (Filipi 2:4)
Ø Saling Menolong
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. (Galatia 6:2)
Hendaklah kalian saling membantu menanggung beban orang, supaya dengan demikian kalian mentaati perintah Kristus. (Galatia 6:2 BIS)
Ketika Anda maju dan bertumbuh terus di dalam kasih itu artinya kesempurnaan Bapa sedang bekerja dan memimpin Anda. Dan ketika Anda terus mentaatinya itu artinya Anda sedang mengalami terobosan kemenangan-kemenangan Anda. Maju terus dan alamilah keajaiban dan kebesaran Tuhan. Tuhan Yesus Memberkati!

Komentar
Posting Komentar