MENGAPA HIDUP INI MENJADI KACAU? (Hakim-hakim 13-16)

 

Minggu, 15 November 2020

Simson adalah Hakim atas Israel selama dua puluh tahun. Ia memiliki segala sesuatu yang berjalan dengan baik untuknya. Namun, ia adalah musuh yang paling buruk bagi dirinya sendiri, karena ia selalu menyakiti dirinya. Simson memiliki kekuatan adikodrati dan penampilan yang gagah serta pekerjaan Allah ada atas hidupnya, tetapi ia merusakkan segalanya. Ia menyia-nyiakan hidupnya dan menciptakan berbagai macam masalah untuk dirinya sendiri.

Simson memperlihatkan tiga cara yang paling sering membuat seseorang masuk dalam kekacauan hidup, dan cara-cara itu masih relevan sampai hari ini:

PERTAMA: TIDAK MAU BELAJAR DARI KESALAHAN

Simson mempunyai dua kelemahan besar dalam hidupnya dan tidak pernah mencoba untuk mengendalikannya, yaitu: Cepat marah (disertai dendam: Psl 14:12-19; 15:3-5, 7, 11). Kemudian, hasrat fisik/daging yang tidak dikendalikan.

Ia kuat secara fisik tapi lemah secara moral, dan ia tidak pernah benar-benar mau mengendalikan masalah tersebut yang menyebabkan dia jatuh. Hal semacam itu masih ada dan sering terjadi saat ini yang membuat orang-orang gagal dan tak berdaya.

KEDUA: PERGAULAN DAN KOMUNITAS YANG SALAH

Alkitab berkata, pergaulan yang buruk akan merusakkan kebiasaan yang baik (1 Kor. 15:33). Anda akan menjadi seperti orang-orang yang Anda pilih untuk berkawan dan mengisi hidup Anda. Itu sebabnya harus bijaksana memilih dan menentukan dengan siapa Anda akan berteman.

Allah mempunyai tujuan istimewa untuk setiap orang, tetapi Anda akan kesulitan bila Anda memilih teman-teman yang salah. Berikut adalah pertanyaan yang perlu kita jadikan sebagai ukuran untuk menyeleksi pertemanan, yaitu: Apakah teman-teman Anda menghalangi Anda hidup 100%  bagi Allah? Apakah Anda harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan mereka yang tidak memuliakan Tuhan? Apakah mereka mendukung Anda untuk hidup yang lebih baik di dalam Tuhan? Jika mereka tidak mendukung hidup kita di dalam Tuhan, berarti Anda sedang berada dalam komunitas yang salah.

KETIGA: TIDAK MENANGGAPI RENCANA TUHAN DENGAN SERIUS

Simson gagal dengan kehidupan rohaninya, dia tidak pernah benar-benar serius dengan Allah, dan itu muncul lebih dari satu kali dalam cara dia hidup.

Pertama-tama, ia selalu melakukan urusannya sendiri, ia hidup untuk dirinya sendiri. Gaya hidupnya egois penuh nafsu, ia melanggar hukum kenaziran yang merupakan ketetapan Allah dalam hidupnya.

Kedua, ia tidak pernah berdoa untuk apa-pun, kecuali pada tindakannya sebelum ia mati di dalam kuil Dagon. Ia bertindak tanpa berpikir panjang, ia tidak meminta petunjuk dan pimpinan dari Allah. Ia langsung bergerak dan melakukan apa pun yang ia inginkan, sehingga hidupnya benar-benar berada pada pusaran kekacauan yang berujung pada kegagalan-kegagalan. Apakah Simson orang yang dipilih Tuhan? Jawabnya “ya”, karena kelahirannya pun merupakan mujizat di tengah-tengah keluarganya. Namun hidupnya penuh kekacauan karena tidak taat terhadap ketetapan Tuhan.

ALLAH TIDAK MENYERAH

Namun perhatikan, bahwa Allah tidak menyerah begitu saja terhadap keadaan Simson. Alkitab mencatat, bahwa rambut Simson mulai tumbuh (Hakim-hakim 16:22), artinya, proses pembaruan mulai terjadi. Simson bertobat dan mulai berdoa. Ketika ia mulai berharap kepada Tuhan untuk memberinya kekuatan, Tuhan menghargai kerinduannya. Allah mengembalikan kekuatannya, dan Simson mengakhiri kehidupannya dengan sebuah tindakan heroic yang mengundang inspirasi.

Sebagaimana narasi Alkitab, Simson dibawa ke kuil Dagon dan dijadikan sebagai tontonan untuk mengolok-olok dia dan Allah Israel. Simson ditempatkan di antara dua pilar utama, dan dengan segenap kekuatannya yang terakhir yang diberikan Allah kepada-Nya sebagai jawaban atas doanya, ia menarik kedua tiang itu sehingga atap bangunannya runtuh, membunuh sekitar 3.000 orang yang ada di dalam kuil tersebut. Allah mengutus Simson untuk mengalahkan musuh bangsanya sejak permulaan, dan sekarang Allah mampu mencapa hasil yang labih banyak lewat kematian Simson dibandingkan dengan saat ia masih hidup. Itu adalah sebuah pernyataan menyedihkan untuk kehidupan Simson, tetapi akhirnya ia menang mengalahkan musuhnya karena Allah memberikan kesempatan kedua kepada Simson dan mengalami kemenangan besar di akhir hidupnya.

Satu sisi itu adalah fakta yang menghibur! Mungkin Anda merasa bahwa Anda telah membuat hidup Anda begitu berantakan sehingga Allah tidak akan pernah mengasihi Anda dan memakai Anda lagi, tetapi ingatlah Simson. Allah tidak pernah menyerah atas Simson, dan Dia juga belum menyerah atas hidup Anda. Allah melihat potensi Anda dan Dia ingat mengapa Dia menciptakan Anda: Anda diciptakan untuk hal-hal besar. Namun hal itu baru bisa Anda pahami ketika Anda berada dalam pusat kehendak Allah. Bila itu terjadi, segala sesuatu akan mulai menjadi selaras dan berada tepat pada tempatnya. Anda akan merasa puas dan menjadi berhasil dalam pandangan Allah karena Anda menyadari bahwa Anda sedang melakukan apa yang Allah maksudkan saat Dia menciptakan Anda.

PENGHIBURAN ANUGRAH ALLAH.

Ada sesuatu yang sangat menarik tentang Simson: Dalam Ibrani 11, yang menceritakan tentang saksi-saksi iman, Simson disertakan di dalamnya! Menggapa, karena Allah dapat mengangkat orang yang gagal total dalam berbagai bidang kehidupannya dan tetap memakai orang itu. Jika Allah hanya memakai orang-orang yang sempurna, maka tidak ada sesuatu pun yang pernah dapat diselesaikan. Tetapi sebaliknya, Dia memakai orang-orang biasa, mereka yang memiliki kelemahan dan pernah gagal dalam kehidupan.

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda adalah Simson? Persis seperti yang akhirnya dilakukan Simson: Bawa kembali hidup Anda kepada Tuhan. Serahkan semua kepingannya kepada Dia, dan biarkan Dia berkata kepada Anda, “Aku akan memberimu kuasa untuk menghancurkan hal-hal yang mencoba menjatuhkanmu dan menyebabkanmu khawatir sehingga menghambat-Ku untuk bekerja dalam hidupmu.” Hanya Tuhan yang mengetahui kebesaran dan potensi yang ada dalam hidup Anda, Anda tidak akan pernah dapat memunculkannya sendiri, hanya Dia yang dapat melakukan dengan kekuatan-Nya, dan biarkan Dia memulainya dalam hidup Anda hari ini. Haleluya!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKTI NYATA KITA MENGASIHI TUHAN YESUS