TERTANAM DI DALAM TUHAN Part-3 (Markus 7:20-23)
Minggu, 28 Februari 2021
CARA DAN TEMPAT PEMULIHAN
HATI
Pikiran-pikiran jahat bisa tertanam di dalam memori bawah sadar seseorang
melalui kesan-kesan yang kuat dan berulang-ulang. Kesan-kesan yang kuat itu biasanya
diterima melalui orang-orang yang memiliki otritas atas diri mereka. Karena
itu, apabila Anda ingin menanamkan pikiran-pikiran yang baru dan benar, Anda
dapat melakukannya dengan cara dan prinsip yang sama, yaitu harus terjadi
dengan berkesan, berulang-ulang, dan melalui orang-orang yang memiliki otoritas
atas Anda. Salah satu hal yang penting untuk Anda perhatikan adalah bahwa
penanaman suatu pikiran baru akan lebih cepat dalam suasana yang serileks
mungkin.
A.
BEBERAPA CARA UNTUK
MEMULIHKAN HATI ATAU PIKIRAN BAWAH SADAR YANG SALAH:
1.
KESAN YANG KUAT
Sesuatu yang berkesan dengan kuat, apakah itu sesuatu
yang positif atau negatif, mereka cenderung menerobos dan akan masuk ke dalam
memori bawah sadar Anda. Misalnya, pengalaman trauma, dikhianati, ditolak, dan
dilecehkan merupakan contoh-contoh kesan yang negatif. Sedangkan contoh kesan
yang positif adalah pengalaman dikasihi, didengar dengan penuh empati,
dipedulikan, dan diterima tanpa syarat. Kesan-kesan tersebut tidak hanya
ditangkap oleh otak kiri (logika) Anda, tetapi juga harus disertai oleh otak
kanan (imajinasi/perasaan) Anda. Karena itu Anda perlu merenungkan firman Tuhan
bukan hanya dengan otak kiri (logika) tetapi juga dengan otak kanan yang
berkaitan dengan imajinasi Anda, sebab imajinasi Anda akan menyebabkan persaan
yang berkesan.
Pada waktu pikiran yang berkesan itu tiba di amyglada (bagian otak yang menyimpan
kesan-kesan), Anda harus membuat keputusan apakah kesan itu akan Anda buang
atau disimpan di “perpustakaan” yang bernama hipocampus. Apabila Anda memutuskan untuk tidak merenungkan
kesan-kesan itu, maka hal tersebut akan dihapus. Tetapi bila Anda memutuskan
untuk terus merenungkannya, maka hipocampus Anda akan menyimpannya dalam memori
bawah sadar Anda. Begitu pikiran (positif atau negatif) tersebut tersimpan di
hipocampus, maka pikiran itu telah menjadi bagian hidup Anda (Amsal 23:7).
2.
REPETISI/PENGULANGAN
Salah satu unsur yang menyebabkan terjadinya penanaman
suatu memori ke dalam pikiran bawah sadar seseorang adalah melalui perenungan
(otak kiri dan kanan) yang berulang-ulang. Pengulangan yang berkala selalu
menyebabkan masuknya suatu kebenaran ke dalam pikiran bawah sadar Anda. Itu
sebabnya Alkitab ajarkan agar kita “merenungkan taurat Tuhan siang dan malam”
(Mazmur 1:2).
Penelitian tentang otak menunjukkan, supaya terjadi
pembersihan pkiran (detoksifikasi), seseorang memerlukan tujuh kali perenungan
yang mendalam dan berkala selama dua puluh satu hari. Semakin sering Anda dalam
sehari merenungkan firman Tuhan terhadap pikiran-pikran jahat/negatif, akan
semakin terbongkar tipuan kejahatan yang ada di dalam pikiran tersebut. Dengan
demikian persepsi kita akan berubah menjadi benar. Perenungan yang Anda lakukan
akan dengan cepat memasuki hipocampus bila Anda mengucapkannya berulang-ulang,
seperti perintah Tuhan kepada Yosua (bnd. Yosua 1:7-8).
3.
MELALUI ORANG YANG
BEROTORITAS
Seperti dahulu Anda menerima rekaman-rekaman negatif
melalui orang-orang yang beotoritas (ayah, ibu, pengasuh, pembina rohani, dan
orang-orang lainnya), demikian juga sekarang Anda memerlukan mereka untuk
menanamkan kebenaran ke dalam memori bawah sadar Anda. Itu sebabnya Anda
memerlukan suatu keluarga rohani, yaitu rumah Tuhan, agar Anda dapat
dipulihkan.
4.
SUASANA YANG TENANG
Di dalam 1 Petrus 4:7, Alkitab telah lama mengajarkan
bahwa suasana tenang dapat menyebabkan semakin maksimalnya kehidupan doa
seseprang. Untuk berkomunikasi dengan Tuhan yang ada di alam roh, Anda
memerlukan suasana yang tenang. Sebab dalam suasana tenang, pikiran bawah sadar
Anda akan terbuka untuk mendengarkan suara Tuhan yang ada di alam roh. Pikiran
bawah sadar sangat berkaitan dengan alam roh.
Alkitab juga mengajarkan, supaya Anda tidak menyimpan
kemarahan yang berdosa sampai matahari terbenam (Efesus 4:26-27) agar pikiran
negatif itu tidak tertanam di alam bawah sadar Anda. Di saat Anda tertidur,
alam bawah sadar Anda tidak pernah tertidur. Pikiran bawah sadar kita bekerja
dua puluh empat jam sehari. Itulah sebabnya pemazmur berkata, jika Allah ingin
memberkati kita, sering kali Ia bekerja di alam bawah sadar kita, pada mala
hari, ketika kita tertidur. (Mazmur 127:2). Kehidupan atau hari-hari orang
benar dimulai saat petang, kemudian pagi dan siang (bnd. Kejadian 1:5, 8, 13
dst). Dengan kata lain kehidupan kita dimulai dari tidur terlebih dahulu baru
kemudian bekerja. Perjumpaan yang terus menerus dengan Bapa di surga di tempat
yang tersembunyi (Matius 6:5-16) akan menyebabkan sentuhan kasih atas otak kita
yang menyebabkan otak kita berintegrasi dan berfungsi normal.
B.
TEMPAT PEMULIHAN HATI
Di manakah Anda akan dapat menemukan sentuhan kasih
Allah? Kasih yang demikian hanya dapat ditemukan dalam komunitas tubuh Kristus.
Inilah satu-satunya sarana yang dapat menyalurkan kasih Bapa kepada manusia.
Kita menyebutnya dengan komunitas keluarga Allah. Komunitas ini adalah Rumah
Tuhan yang di dalamnya kita dapat melihat “hubungan kasih dari tiga pribadi
Allah Tritunggal” (Yohanes 17:24). Hanya melalui komunitas inilah
pikiran-pikiran bawah sadar yang penuh dengan “semak duri” dapat disingkapkan
dan dibersihkan. Itu sebabnya, janganlah sekali-kali meninggalkan komunitas
keluarga Allah, karena di sana Anda dapat ditolong untuk mengalami pemulihan
dan kasih Allah yang sejati. Haleluya!

Komentar
Posting Komentar