TERTANAM DENGAN BAIK DI DALAM TUHAN

 

Minggu, 07 Februari 2021

Tiga hal penting yang tidak boleh dilupakan saat bercocok tanam, yang pertama; Tanah, kedua; Benih, dan ketiga; Perawatan, dan saat ini kita akan berbicara khusus tentang tanah.

Ketika Yesus berbicara tentang seorang penabur, Dia menyoroti kualitas tanah bukan benih. Yesus memberikan beberapa gambaran struktur tanah sebagai penentu terhadap kualitas awal pertumbuhan benih yang ditabur. Bila tanahnya subur maka hasilnya pun akan sangat memuaskan, dapat menghasilkan 30, 60 bahkan 100 kali lipat.

Sebenarnya, apa yang dimaksud Yesus dengan tanah dalam kehidupan orang percaya? Jika memperhatikan aplikasi presentasi Yesus, dapat dimengerti bahwa yang dimaksud Yesus dengan tanah adalah “hati” seseorang. Artinya, apabila hati seseorang dengan lembut menerima firman yang ditabur, maka firman itu akan bertumbuh dan dapat menghasilkan buah berlipat ganda.

Supaya hati kita menjadi tanah yang subur ditanami benih Firman Tuhan, tanahnya harus digemburkan. Sebab tanah yang digemburkan akan menjadi subur, sehingga bila benih ditanam di dalamnya akan menghasilkan buah yang lebih banyak dibandingkan tanah yang keras. Berikut proses penggemburan tanah yang lazim dilakukan para petani:

PERTAMA: TANAHNYA DIBAJAK. 

Dibajak berarti digarap, dicangkul dan diremukkan.

Supaya hati Anda atau hati kita menjadi tanah yang subur untuk ditanami, maka Anda harus merelakannya digarap dan diremukkan oleh Tuhan. Diremukkan berbicara dikoreksi, ditegur, dinasehati, diubah untuk dibentuk kembali.

Bagi mereka yang belum percaya Yesus, saat mereka dilahirkan, secara otomatis orang tersebut akan terkena dampak dari dosa turunan. Salah satu bentuk dari dosa turunan adalah: hati yang keras. Sedangkan bagi mereka yang lahir di tengah-tengah keluarga yang mengasihi Tuhan, kekerasan hati dapat diperoleh dari lingkungan.

Musa, lahir dalam keluarga yang mengasihi Tuhan, tapi oleh rencana Tuhan, ia dititipkan pada sistem pendidikan Mesir. Awalnya, Musa memiliki hati yang keras, tetapi sejak Musa bertemu langsung dengan Tuhan pada peristiwa semak duri yang mengeluarkan api sedangkan semaknya tidak terbakar, dan beberapa peristiwa menakjubkan lainnya, hati Musa perlahan-lahan digemburkan/dilembutkan. Sejak itu Musa memiliki hati yang lembut dan mau bergaul dengan Tuhan (Bilangan  12:3).  Selain itu, Musa  juga  mulai  memiliki  hati yang peka mendengar dan taat untuk melakukan perintah Tuhan, sehingga dia adalah satu- satunya nabi yang dikatakan bahwa Tuhan sendiri berbicara langsung muka dengan muka (Ulangan 34:10). Setiap perkataan Tuhan tertanam dengan baik di hati musa karena hatinya telah digemburkan. Contoh lain yang hatinya digemburkan oleh Tuhan ialah “Paulus”, dari seorang penganiaya orang pecaya kepada Yesus menjadi hamba Yesus.

KEDUA: BATU-BATU KERIKIL DAN AKAR-AKAR HARUS DIKELUARKAN.

Batu dan akar-akar yang dimaksud ialah segala sesuatu yang membuat hati Anda tandus dan tidak taat atau tidak mengasihi Tuhan. Hati yang seperti itu harus dikoreksi karena pasti ada penyebabnya. Daud berkata, “Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.” (Mazmur 26:2).

Luka batin adalah salah satu penyebab hati yang susah taat dan susah mengasihi Tuhan. Berikut beberapa contoh hati yang terluka:

-        Sering Muncul Gangguan Pemikiran-pemikiran Negatif, misalnya; ketakutan, keraguan, intimidasi, kekuatiran dan sebagainya dalam menghadapi satu permasalahan. Anda lebih sering mengeluarkan emosi negatif yang mempengaruhi setiap pemikiran dan perasaan Anda, sehingga membuat rasa damai sejahtera dan ketenangan itu seakan-akan tidak memiliki tempat dalam hati Anda.

-       Sering Muncul Rasa Lelah yang Tidak Pada Tempatnya

Meskipun Anda sudah cukup tidur atau beristirahat, tetapi Anda selalu merasakan kelelahan fisik. Energi Anda seperti selalu “bocor” atau vitalitas kehidupan yang Anda miliki “terbuang” begitu saja. Hal tersebut terjadi karena energi Anda terbuang sia-sia oleh emosi-emosi negatif yang keluar dari dalam diri Anda. Penelitian mengatakan bahwa saat seseorang sedang marah, ia sedang membuang vitamin C mencapai hingga 2500 mg atau setara dengan 5 kg jeruk di dalam tubuhnya. Maka dari itu tidak heran jika Anda mengalami emosi yang negatif dan rasa lelah yang tidak pada tempatnya.

-        Sering dibayangi Oleh Tawar Hati, Trauma Atas Berbagai Peristiwa Negatif yang Pernah Anda alami. Biasanya Anda akan sering menjadi seorang yang pesimis atau mudah putus asa dan selalu merasa tidak adanya harapan yang baik (khawatir kalah, rugi, celaka, dsb).

Sesungguhnya, tanpa Anda sadari Anda sedang menyimpan trauma yang dikarenakan konflik batin atas suatu kejadian negatif yang Anda alami di masa lalu. Akhirnya hal itu mencetak diri Anda menjadi pribadi yang selalu tawar hati atau pesimis dalam menghadapi satu masalah.

Hal-hal seperti itu harus dikeluarkan dari dalam hati dan perasaan kita dengan cara, mengakuinya, minta ampun  kepada Tuhan dan mengampuni orang-orang yang pernah merugikan Anda. Kemudian minta dan ijinkanlah kasih Tuhan memenuhi hati Anda. Hati Anda pasti menjadi tanah yang subur ditaburi firman Allah. Haleluya!

KETIGA: DIBENTUK

Tanah yang telah digemburkan dan dibersihkan, kemudian akan dibentuk sesuai dengan rencana si petani. Hal ini terjadi karena setiap petani telah memiliki planning akan jenis benih yang akan di tabur. Tentu model ini sangat mudah dipahami di kalangan para petani karena bentuk petak/bedengan dan alur tanaman sawi berbeda dengan tanaman jagung. Jadi, tergantung tujuan si petani. Demikian halnya dengan kita, model pembentukan Tuhan atas hati dan hidup kita akan berbeda satu dengan yang lain. Hal itu karena Tuhan memiliki tujuan-Nya atas hidup kita masing-masing. Untuk itu tidak perlu membanding-bandingkan diri Anda dengan yang lain, atau tidak perlu saling iri satu sama lain.

Pembentukan yang dimaksud di sini dapat berupa ujian dan cobaan hidup yang diijinkan Tuhan terjadi dan Anda alami. Dalam hal ini hubungan keintiman dan pengenalan akan Tuhan yang benar sangat menentukan. Jika Anda memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan maka iman Anda akan semakin kuat. Anda tidak akan dihanguskan (Yesaya 43:2). Persekutuan Anda dengan Tuhan akan menentukan kekuatan Anda untuk melawan tipu muslihat Iblis. Dengan tunduk dan patuh pada Tuhan maka Iblis pun dapat dikalahkan (Yakobus 4:6-7). Setelah hati Anda menjadi tanah yang gembur dan siap ditanam, Tuhan akan lebih mudah menanamkan benih firman-Nya di hati Anda. Saat benih itu bertumbuh dengan baik, di sanalah kekuatan Anda akan terbangun yang membuat Anda berkemenangan menghadapi berbagai persoalan hidup, sebab kekuatan yang berlimpah yang berasal dari Allah akan terlihat saat hati kita menjadi tanah yang subur yang ditumbuhi benih firman Tuhan. Mari siapkan hati kita menjadi tanah yang subur agar Tuhan lebih mudah mengarahkan tujuan-Nya dalam hidup kita. Amen!

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA HIDUP INI MENJADI KACAU? (Hakim-hakim 13-16)

BUKTI NYATA KITA MENGASIHI TUHAN YESUS