MENGIKUTI TUNTUNAN ROH KUDUS (Roma 7:19)
Minggu, 06 Desember 2020
"Sebab bukan apa
yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak
aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat."
Roma 7:19
Berdasarkan ayat di atas Paulus menjelaskan, bahwa
hidup "dengan Roh Kudus" saja belum cukup untuk sempurna. Pesan
seperti ini diulang beberapa kali oleh rasul Paulus dalam surat-suratnya kepada
beberapa jemaat. Paulus yang pasti penuh Roh Kudus, paham Firman Tuhan, dan
hidup dalam disiplin rohani yang tinggi, menyadari bahwa setiap orang percaya
masih perlu dituntun oleh Roh Kudus dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Paulus
melihat masih ada kemungkinan bagi respon yang salah muncul dalam hidup orang
percaya.
Nah, bila Paulus saja masih mengalami hal seperti
itu, bayangkan apa yang akan dialami oleh orang Kristen yang masih jarang baca
Alkitab, tidak disiplin hidup rohaninya, kompromi terhadap dosa dan lain
sebagainya. Itu sebabnya kita akan belalajar apa pentingnya hidup kita
harus dituntun oleh Roh Kudus?
1. SUPAYA ANDA BERJALAN
DALAM KEBENARAN ALLAH
"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia
akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata
dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan
dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
datang." (Yoh 16:13)
Kita perlu pertolongan dari Tuhan
untuk dapat berjalan dalam kebenaran Allah, karena sejak manusia jatuh ke dalam
dosa, kecenderungan hati mereka ialah melakukan dosa, berjalan menurut kehendak
mereka sehingga banyak yang tersesat seperti domba. (Yesaya 53:6).
2.
SUPAYA HIDUP KITA MEMULIAKAN YESUS
“Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan
kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya,
adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang
diterimanya dari pada-Ku." (Yohanes 16:14-15)
Yesus berkata, “Roh Kudus akan
memuliakan Dia/Yesus”, artinya, apabila orang percaya mengikuti tuntunan Roh
Kudus, maka setiap orang percaya akan hidup memuliakan Yesus. Dan hidup memuliakan
Yesus tidak berarti hanya dengan kata-kata dan pujian-pujian, namun dengan
tindakan dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Bapa. Sebab, jika Roh Kudus
memberitahukan kepada orang percaya apa yang Dia terima dari Yesus, hal itu
berarti bahwa Tuhan Yesus ingin agar setiap orang percaya melakukan
kehendak-Nya. Dan pada saat orang percaya melakukan hal-hal yang dikehendaki
Tuhan, saat itulah mujizat terjadi. Ketika mujizat terjadi, orang-orang akan
memuliakan Tuhan. Jadi, perbuatan memuliakan Tuhan tersebut tidak hanya
dilakukan oleh orang percaya, tapi semua orang yang menyaksikan mujizat melalui
kehidupan setiap orang percaya.
3. SUPAYA ANDA MENJADI SAKSI
KRISTUS
Jikalau Penghibur yang akan
Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan
bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula
bersama-sama dengan Aku." (Yohanes 15:26-27; Kis. 1:8)
Salah satu tujuan pemberian Roh Kudus adalah menjadikan setiap orang
percaya menjadi saksi Kristus. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Pada saat orang
percaya mau hidup dan menaklukkan diri terhadap tuntunan Roh. Orang yang tidak
mau hidup dituntun oleh Roh Kudus, sangat kecil kemungkinan menjadi saksi bagi
Kristus karena mereka akan hidup dan berjalan mengikuti keinginan pribadinya.
4. SUPAYA HIDUP ANDA
MENGHASILKAN BUAH ROH KUDUS
"Tetapi buah Roh ialah:
kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan
segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup
kita juga dipimpin oleh Roh," (Gal 5:22-25)
Jika hidup seseorang
dikendalikan oleh keinginan daging, maka hidup orang tersebut akan diwarnai
dengan kedagingan. Seseorang yang tidak hidup dituntun oleh Roh Kudus tidak
mungkin menghasilkan buah Roh di dalam hidupnya. Alkitab memberitahukan, bahwa
orang-orang yang hidup oleh keinginan daging, mereka tidak akan mendapat bagian
dalam kerajaan Allah.
Perjalanan
rohani orang percaya kepada Tuhan Yesus, akan berakselerasi saat mereka penuh
Roh Kudus dan dituntun oleh Roh Kudus. Sama halnya seperti orang Israel yang
dipimpin tiang awan dan tiang api menuju Tanah Perjanjian, Roh Kudus juga memimpin
perjalanan hidup orang percaya dalam ujian, kemenangan, pemenuhan, kebenaran,
dari hari ke hari. Tuntunan Roh Kudus akan membawa orang Kristen kepada
janji-janji Allah, yang akan diterima bersama dengan Kristus (bnd. Roma
8:14-17).
Penting
untuk disadari, bahwa hidup dituntun oleh Roh Kudus itu tidak otomatis terjadi.
Roh Kudus yang lemah lembut bukanlah roh yang otoriter dan semaunya saja
mendikte hidup seseorang. Roh Kudus tidak akan melawan Allah Bapa, yang sudah
memberikan kehendak bebas pada manusia. Itulah sebabnya, orang Kristen yang
mengaku penuh Roh Kudus, masih harus memberi diri untuk dituntun oleh Roh
Kudus. Memberi diri berarti membuka ruang untuk intervensi Roh Kudus berkarya.
Memberi diri berarti meminta tuntunan Roh Kudus, dan taat melakukan apa yang
Roh Kudus nyatakan. Memberi diri dituntun Roh, hanya dapat dilakukan dengan
kesadaran sendiri dan harus dilakukan berulang-ulang, dari waktu ke waktu,
hingga menjadi karakter orang Kristen itu sendiri. Bila "Memberi diri
dipimpin Roh Kudus" sudah menjadi karakter, maka posisi rohani inilah
yang disebut dalam Roma 8:14 sebagai anak Allah (Yunani
- Huios), artinya, anak yang siap menerima janji-janji Bapa.
Oleh sebab
itu relakan hati Anda berjalan dituntun oleh Roh Kudus agar Anda sampai pada
ketetapan tujuan-tujuan Allah dalam hidup Anda. Amen!

Komentar
Posting Komentar