MENGIKUTI TUNTUNAN ROH KUDUS Part – 2
Minggu, 13 Desember 2020
Bagaimana Cara Dipimpin
Roh Kudus?
Minggu lalu kita belajar
tentang alasan pentingnya hidup kita taat dituntun oleh Roh Kudus, yaitu;
Supaya hidup kita berjalan dalam kebenaran Allah, supaya hidup kita memuliakan
Tuhan, supaya hidup kita menjadi saksi bagi Kristus, dan yang keempat, supaya
hidup kita mengahsilkan buah Roh Kudus. Minggu ini dan beberapa minggu ke
depan, kita akan belajar mengenai, bagaimana caranya agar hidup kita dipimpin
oleh Roh Kudus:
1. Miliki Kerinduan Melakukan Firman Allah
Kerinduan yang dimaksud adalah rasa lapar dan haus yang
sangat mendalam untuk melakukan dan menuruti Allah melalui firman-Nya. Daud
berkata:
Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada
dalam dadaku. (Mazmur 40:8)
Keriduan yang ada di dalam hati Anda akan membawa Anda
sampai kepada titik dituntun oleh Roh Kudus. Namun jika hati Anda tidak
memiliki kerinduan untuk melakukan firman Allah, maka akan sulit bagi Anda
mengalami tuntunan Roh Kudus karena naturalnya Roh Kudus akan selalu bekerja
sesuai dengan firman Allah.
2. Menjadikan Firman Tuhan Sebagai Pelita dan
terang Hidup
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
(Mazmur 119:105)
Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala
kejahatan berkuasa atasku. (Mazmur 119:133)
Anda harus berani dengan tegas mempercayai dan menjadikan
firman Tuhan sebagai pelita hidup Anda. Artinya, otoritas dan kebenaran firman
Allah harus di atas segala-galanya, tidak ada ideologi lain yang dapat
menggantikan kebenaran firman Allah di hidup Anda yang dapat dijadikan sebagai
pedoman hidup, dan hal itu hanya bisa didapatkan di dalam Firman Tuhan yang
kita sebut Alkitab. Kebanyakan kita sampai saat ini masih berusaha untuk
mendengarkan suara Tuhan secara audible atau lewat perasaan atau
bahkan mimpi dan lainnya. Padahal kita tahu bahwa Tuhan berbicara melalui
ayat-ayat yang sudah ada di dalam Alkitab.
Jadi mulailah membaca alkitab.
Jangan hanya membaca buku ciptaan penulis rohani terkenal
saja. Kehendak Allah tidak akan pernah bertentangan dengan Firman Allah.
3. Minta dan Jadikan Roh Kudus Sebagai
Pembimbing
Bagaimana cara kita memohon kepada Roh Kudus menjadi
pembimbing kita? Hanya dengan cara berdoa dan meminta kepada Roh Kudus. Banyak
orang percaya tidak menyadari hal ini sehingga mereka lupa bahkan mengabaikan
hal tersebut. Karena mereka mengerti bahwa Roh kudus adalah mahatau, mereka
berpikir tanpa meminta pun Roh kudus sudah tau dan mengerti kebutuhan mereka.
Tentu prinsip ini adalah salah.
Salah satu fungsi utama Roh kudus adalah mengingatkan di
saat yang tepat firman atau perkataan Tuhan dari yang kita baca dalam Alkitab.
Persoalannya, bagaimana Roh kudus mengingatkan jika kita
tidak pernah baca Alkitab? Tidak heran jika ada sebagian orang percaya merasa
doanya tidak dijawab, atau merasa Tuhan tidak pernah berbicara kepadanya.
Padahal karena mereka jarang membaca Alkitab.
Bila Tuhan memberikan ide kepada kita, itu dinamakan iluminasii.
Tetapi bila Iblis memberikan ide kepada kita, itu namanya godaan.
2 cara mendapat ide dari Tuhan:
Ø Minta dengan rendah hati
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum,
dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati. (Mazmur 25:9)
Ø Minta dengan iman
Tetapi apabila di antara kamu ada yang
kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan
kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–, maka
hal itu akan diberikan kepadanya.
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali
jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang
diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan
menerima sesuatu dari Tuhan. (Yak. 1:5-7)
4. Belajar Mendengar Respon dari Tuhan
Ini merupakan satu hal negatif dan kekurangan orang
percaya. Mereka suka berdoa dan meminta
sesuatu kepada Tuhan, tapi mereka tidak suka untuk diam sejenak dan
mendengarkan respon dan jawaban dari Tuhan. Kebanyakan di antara mereka, begitu
selesai berdoa, langsung melanjutkan aktifitas lain. Mereka tidak memahami
bahwa Tuhan rindu untuk menyatakan jawaban dan isi hati-Nya kepada mereka, tapi
mereka kurang sabar dan terburu-buru. Sebenarnya Anda perlu hening sejenak dan memberikan
waktu kepada Tuhan untuk berbicara kepada Anda, agar Anda dapat menangkap isi
hati Tuhan dan mengikuti tuntunan Roh-Nya, sehingga Anda dapat berjalan seirama
dengan Dia. Amen!

Komentar
Posting Komentar