BAPA DI SORGA TAHU YANG SAYA ALAMI DAN DIA PEDULI KEPADA ANAK-ANAK-NYA SEHINGGA IA TAKKAN MEMBIARKAN ANAK-NYA SEORANG DIRI.

 


Shalom......

Nama saya TA, usia saya 14 tahun, ingin bersaksi tentang saya yang mengalami kepahitan kepada mama saya. Mama saya itu orangnya suka membanding-bandingkan saya dengan kakak saya. Setiap hari pasti mama membandingkan saya dengan kakak saya, saya ngak suka karena saya selalu dibandingkan dengan kakak saya. Bagi mama apa yang saya lakukan selalu salah dimatanya dan dihatinya, sehingga apa pun yang saya lakukan itu tidak ada yang benar dan selalu mama saya tuntut saya harus sama seperti kakak saya yang serba bisa.

Bagi saya mama saya itu pilih kasih dia tidak menghargai apa yang saya lakukan, usaha apa pun yang saya lakukan untuk menyenangkan mama itu selalu terkalahkan dengan kakak saya. Jika saya mengerjakan ini pasti mama bilang coba seperti kakakmu, bisa mengerjakan ini itu tanpa harus di suruh-suruh, ngak kayak kamu kerjakan ini saja ngak sama seperti kakakmu.

Saya tahu apa yang saya lakukan itu belum seperti yang mama mau, tetapi sebagai anak saya juga mau mama menghargai apa pun yang sudah saya lakukan pekerjaan apa pun yang saya lakukan karena saya sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik.

Pada saat itulah saya merasa sakit hati karena mama saya selalu membanding-bandingkan saya dengan kakak saya..... yang kata mama serba bisa dan yang telah menjadi anak kebanggaan mama beda dengan saya. Saya kepahitan karena mama terus menerus membandingkan saya dengan kakak saya, saat itu saya mulai ngak suka dengan mama, saya sakit hati dengan mama dan saya juga ngak suka dengan kakak saya, mengapa harus kakak setiap hari mama puji, mama bandingkan dia dengan saya.

Saya pernah mengatakan ini kepada mama saya, ma.... setiap anak itu unik dan mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, mungkin saya ngak bisa menjadi sama seperti kakak yang bagi mama kakak itu serba bisa. Jadi saya ngak mau mama terus bandingkan dengan kakak. Walau pun saya sudah pernah mengatakan ini kepada mama saya, tetapi mama saya terkadang masih suka membandingkan saya dengan kakak saya.

Tetapi sampai sekarang saya berusaha untuk memaafkan mama, dan saya meminta pertolongan dari Tuhan untuk terus menopang saya, membimbing saya sehingga kalau pun saya bisa mengampuni mama dan kakak saya itu semua bukan karena kekuatan, kehebatan saya melainkan semua itu karena Tuhan yang selalu ada untukku selain Dia memulihkan ku Dia juga memberiku kekuatan serta hati yang mau selalu melepaskan pengampunan.

Dengan begitu saya kembali mengalami damai sejahtera, saya bisa kembali semangat karena saya tidak lagi berfokus pada rasa sakit dihati saya dengan begitu damai sejahtera itu terus mengalir dalam kehidupan saya, walau pun masih sampai sekarang mama saya masih suka kadang-kadang membandingkan saya dengan kakak saya. 

Sekarang ini hati saya benar-benar telah Tuhan pulihkan sehingga saya bisa kembali semangat belajar, bisa membagi waktu demgan baik dan punya semangat tinggi untuk terus belajar walau pun dulu sebelum saya dipulihkan Tuhan saya anak yang malas, ngak pandai bagi waktu, kacaulah kehidupan saya, tetapi sekarang saya semakin bersyukur kepada Tuhan karena Dia yang mengubahkan hidup saya, saya sudah tidak seperti dulu lagi, kalau pun saya harus mendengarkan suara mama yang membandingkan saya dengan kakak saya sudah tidak lagi minder, saya sudah tidak lagi kepahitan dengan mama saya, saya cukup berusaha agar kedepan saya semakin lebih baik lagi dan selalu mengandalkan Tuhan karena hidup saya ada di tangan Tuhan bukan mama saya, atau kakak saya, tetapi Tuhan.

Saya percaya bahwa semua yang saya alami bukan sesuatu yang kebetulan tetapi ada maksud dan tujuan mengapa saya harus mengalaminya. Buat saudara-saudariku yang membaca kesaksian saya ini dan pernah mengalami hal yang sama dengan saya, jangan berkecil hati, sabar dan teruslah berdoa sampai Tuhan benar-benar pulihkan keadaan kita dan kita telah siap.

Sekian kesaksian saya yang bisa saya bagikan semoga bisa memberkati kita semua. Amin....

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA HIDUP INI MENJADI KACAU? (Hakim-hakim 13-16)

BUKTI NYATA KITA MENGASIHI TUHAN YESUS