KESAKSIAN PEMULIHAN HATI BAPA

 

Shalom....

Saya AL, ingin bersaksi tentang hubungan saya dan orang tua saya. Hubungan saya dan papa  saya yang tidak baik. Saya sering mengalami kepahitan dihati saya yaitu kepahitan terhadap papa saya, karena papa saya sering menyakiti mama saya dan hampir setiap hari mereka bertengkar, bahkan sampai berkali-kali mereka hampir pisah karena mereka selalu bertengkar di depan kami anak-anaknya. Hal itulah yang membuat saya tidak mudah dekat dengan papa saya, saya punya papa akan tetapi saya merasa seakan-akan saya tidak punya papa.

Walau pun keadaan saya dan keluarga saya tidak dalam keadaan baik-baik saja, tetapi saya sangat bersyukur masih diberi kesempatan memiliki orang tua, dan saya bangga punya orang tua yang sangat mendukung saya untuk terus maju melangkah di pendidikan saya dan dibeberapa kegiatan saya dan mereka sangat tidak menginginkan saya putus sekolah, walau dulu saya tidak melanjutkan sekolah mereka membujuk saya sehingga sampai saat ini saya masih melanjutkan sekolah.

Walau pun sejujurnya saya tidak suka akan beberapa sikap papa saya yang suka berjudi, suka marah-marah. Saya sangat tidak suka akan hal itu, saya kepahitan kepada papa saya karena papa tidak menjadi contoh yang baik untuk kami anak-anaknya.

Saya juga kepahitan dengan mama saya, yang suka membanding-bandingkan saya dengan kakak saya. Apalagi dengan sikap mama saya yang sangat sulit untuk mengampuni orang lain yang bersalah padanya,.

Akan tetapi setelah saya belajar tentang Tuhan lebih dalam lagi saya bersykur ada Tuhan yang selalu ada untuk ku dan juga masih memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk saya selalu menjadi berkat bagi keluarga saya yang belum sepenuhnya mengenal Tuhan yang hidupnya masih manusia lama. Saya belajar untuk meneladani sikap yang baik dari papa dan mama saya. Yang tidak baik saya buang dan saya mau selalu belajar untuk mengampuni. Apalagi setelah saya belajar mengenai materi “Saya Pengikut Kristus” (SPK) dengan tema yaitu:  Pemulihan hati Bapa. Saya jadi punya komitmen untuk terus mengampuni kesalahan orang tua saya. sekian kesaksian saya, semoga bisa memberkati... Tuhan Yesus memberkati...

 By: A.L

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA HIDUP INI MENJADI KACAU? (Hakim-hakim 13-16)

BUKTI NYATA KITA MENGASIHI TUHAN YESUS