MEMENANGKAN PEPERANGAN ROHANI 2 Korintus 10:3-5


Minggu, 22 Maret 2020

Peperangan melawan Iblis terjadi dalam pikiran setiap orang, itulah sebabnya firman Allah sangat penting! Satu-satunya kekuatan setan adalah penipuan atau menipu. Ia menipu mewakili dirinya sendiri dengan sangat licik. Tapi kebenaran firman Allah adalah penangkal yang ampuh atas setiap tipuannya dan sanggup memerdekakan (Yoh. 8:32).
Perhatikan, melalui ayat firman Tuhan di atas kita diberitahu bahwa peperangan kita adalah melawan pikiran, siasat orang, benteng-benteng, dan keangkuhan manusia yang menentang firman Allah. Ini semua diproses dalam pikiran seseorang di mana iblis bisa bermain dan berselancar di sana.
Sebenarnya setan tidak berkuasa kecuali Anda percaya kebohongannya dan jatuh ke dalam tipuannya. Kebanyakan orang Kristen percaya iblis memiliki kuasa dan otoritas yang besar, lebih besar dari daripada yang kita miliki sebagai manusia biasa. Itu tidak benar! Setan adalah musuh yang sudah kalah. Namun meskipun ia telah dikalahkan, ia masih berjalan keliling “sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (1 Pet. 5:8). Iblis bukanlah singa yang sesungguhnya, ia hanya seperti singa yang berusaha untuk mengintimidasi Tubuh Kristus sampai Anda menyerah dan memberikan kuasa kepadanya melalui mempercayai kebohongannya. Ia menggunakan ketidaktahuan, ketakutan, dan ketidakpercayaan untuk menekan dan menghancurkan. Berikut beberapa cara iblis bekerja memperdaya orang Kristen:
1.   Menipu dan Berbohong
Dalam Efesus 6:11 dikatakan “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis”. Pada saat kapan ini dilakukan? Ayat 13 berkata “sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu”. Artinya peperangan melawan tipu muslihat Iblis itu dilakukan bukan saja pada waktu Anda perlu sesuatu, tapi bahkan ketika Anda sudah memperolehnya, Anda harus tetap berjaga-jaga.
Ayat-ayat di dalam Ef. 6:10-12 membuat jelas bahwa kita sedang berada dalam peperangan, dan mereka yang tidak mempercayainya ditakdirkan untuk kalah! Kita sedang ada dalam peperangan dan itu tidak terjadi di luar sana di surga. Kita sedang melawan kekuatan jahat, dan mereka memang ada di udara tapi medan perangnya (tempat terjadinya) ada di pikiran Anda.
Tipu muslihat yang dicatat pada Ef. 6:11 adalah kebohongan, kelicikan, dan penipuan. Semua kata-kata ini secara tidak langsung mengatakan bahwa satu-satunya kekuatan setan adalah penipuan. Ia tidak memiliki kekuatan nyata pada dirinya untuk memaksa siapapun untuk melakukan apapun. Yang dapat ia lakukan adalah menipu Anda melalui tipu muslihat, kelicikan, penipuan, dan kebohongan, dan kemudian menggunakan kekuatan yang Anda serahkan kepadanya untuk melawan Anda. Itulah sebabnya mengapa pengertian itu sangat mahal, karena sasaran iblis adalah membuat Anda tidak mengetahui kebenaran dan mempercayai kebohongannya. Paulus menyampaikan kekhawatirannya tentang kemungkinan jemaat di Korintus disesatkan oleh kelicikan Iblis (2 Kor. 11:3). Perhatikan kata dalam ayat itu yang menunjuk hal-hal yang menipu, yaitu: “disesatkan” dan “diperdayakan”. Setan datang melawan kita dengan menyesatkan pikiran kita dari kesetiaan kita kepada Kristus.


2.   Menggoda
Dalam Kitab Kejadian, mengapa Iblis tidak memilih seekor harimau? Ia dapat saja mengintimidasi Hawa dengan aumannya. Mengapa ia tidak memilih gajah yang besar mengangkat kakinya di atas kepala Hawa dan memaksa, “Makan buah ini atau kuhancurkan kepalamu?” mengapa setan memilih ular? Karena ular adalah binatang paling cerdik/licik di muka bumi.
Iblis tahu bhwa dia tidak memiliki kuasa untuk memaksa Adam dan Hawa untuk melakukan apapun. Jadi ia harus menipu mereka dengan godaan untuk mempengaruhinya (Kej. 3:1). Iblis memutar balik fakta kebenaran Allah. Iblis berkata, “jika kamu makan buah pohon yang di tengah Taman itu kamu tidak akan mati, tapi sebaliknya kalian akan menjadi sama seperti Allah”, lanjutnya, maukah kau menjadi seperti Allah?... kebenarannya adalah, mereka sudah seperti Dia.
Setan akan berkata kepada orang-orang, “Tentu Allah mengasihi dunia, tapi apa yang membuatmu berpikir bahwa Dia sangat mengasihimu? Kemudian ia mulai membawa perasaan orang-orang untuk mencurigai Allah, apakah Allah begitu mengasihi mereka? Iblis tidak akan pernah tinggal diam. Dia akan terus berusaha dan berusaha sampai dia mendapatkannya. Mereka yang tidak memamahi kebenaran lambat laun akan mempercayai bisikan-bisikan Iblis tersebut dan menghubungkannya pada ralita jasmani. Pada saat itulah godaan iblis berhasil mempengaruhi seseorang.
3.   Pergunakan Iman Sebagai Perisai (Efesus 6:16)
Setan akan datang dan berkata, “Jika kamu benar-benar orang Kristen yang hebat, mengapa kamu tidak memiliki ini dan tidak melakukan itu?” Iblis akan menuduh Anda atas apa yang tidak Anda miliki dan berusaha untuk membuat Anda hanya berfokus pada alam jasmani. Realita kebenarannya adalah, dalam roh, Anda telah memiliki segalanya. Kunci untuk melihat agar apa yang telah Anda miliki dalam roh termanifestasi dalam hidup Anda adalah percaya dan mengakuinya.
Anda harus bangkit dalam iman untuk memadamkan setiap panah api si jahat. Tunduklah kepada Allah dan lawanlah Iblis maka ia akan lari dari padamu (Yak. 4:7). Akui hal-hal baik yang telah diberikan Allah kepada Anda melalui kematian dan kebangkitan Kristus di kayu Salib dan lakukanlah firman Tuhan, maka lihatlah kemenangan dari Tuhan nyata dalam kehidupan Anda. Haleluya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA HIDUP INI MENJADI KACAU? (Hakim-hakim 13-16)

BUKTI NYATA KITA MENGASIHI TUHAN YESUS